You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Dagan
Desa Dagan

Kec. Solokuro, Kab. Lamongan, Provinsi Jawa Timur

Profil Desa -- selengkapnya...

Peningkatan Kesadaran Stunting dan Demo Pembuatan MPASI pada Kelas Ibu Hamil di Desa Dagan

KKN UNAIR 01 Agustus 2025 Dibaca 162 Kali
Peningkatan Kesadaran Stunting dan Demo Pembuatan MPASI pada Kelas Ibu Hamil di Desa Dagan

Dagan, 10 Juli 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 6 Universitas Airlangga melaksanakan program kerja KKN bidang kesehatan berupa kegiatan "Sosialisasi Stunting dan Demo MPASI" di  Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa dan Polindes setempat yang secara rutin mengadakan kelas ibu hamil setiap hari Kamis.

Kegiatan diawali dengan keikutsertaan mahasiswa dalam kelas ibu hamil, kemudian dilanjutkan dengan sesi sosialisasi stunting oleh Aisyah Rahmah Salsabila, mahasiswa program studi Kedokteran Universitas Airlangga, dan demonstrasi pembuatan MPASI oleh Valencia Tabitha Luna Alexis, mahasiswa program studi Gizi Universitas Airlangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para ibu, khususnya ibu hamil, mengenai stunting—mulai dari definisi, penyebab, dampak jangka panjang, hingga upaya pencegahannya melalui asupan gizi yang seimbang.

Program ini menjadi semakin relevan mengingat data terakhir mencatat bahwa di Desa Dagan terdapat 9 anak yang mengalami stunting. Angka tersebut menjadi sorotan penting karena mencerminkan masih adanya permasalahan gizi kronis yang belum terselesaikan di wilayah ini. Kondisi stunting yang terjadi pada usia dini dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak secara permanen. Dengan kata lain, anak yang mengalami stunting berisiko memiliki tinggi badan di bawah standar usianya, kesulitan belajar, dan rendahnya produktivitas di masa depan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menyampaikan informasi teoritis, tetapi juga memberikan solusi praktis dalam bentuk demonstrasi pembuatan MPASI. Demo ini dirancang agar sesuai dengan kebutuhan gizi anak usia 6 bulan ke atas, sekaligus mempertimbangkan ketersediaan bahan lokal yang mudah dijangkau oleh masyarakat setempat.

Sebanyak 28 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas tenaga kesehatan (dokter, ahli gizi, bidan desa, bidan koordinasi), 9 ibu hamil, 5 ibu PKK, serta 10 mahasiswa pelaksana. Keberagaman latar belakang peserta mendukung diskusi yang interaktif dan aplikatif.

Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini tidak hanya berupa meningkatnya pemahaman para ibu mengenai stunting dan MPASI, tetapi juga munculnya kesadaran kolektif akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini sebagai investasi kesehatan anak di masa depan. Edukasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menekan angka stunting di Desa Dagan secara bertahap, dimana kegiatan ini sejalan dengan SDGs poin ke-3, yaitu Good Health and Well-Being.

 

Selengkapnya dapat diakses laman instagram @dagan_bbk6unair, Sosialisasi Stunting dan Demo MPASI.

 

Penulis: Aisyah Rahmah Salsabila

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image