Kunjungan Perpusdes Dialogy ke Sudut Baca Desa Kendal
Perpustakaan Dialogy melakukan kunjungan ke Sudut Baca di desa Kendal, Sekaran, Lamongan pada minggu (26/12). Kunjungan dilakukan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan perpustakaan desa. Banyak pengalaman yang didapatkan oleh para relawan Perpus Dialogy dari para pengelola Sudut Baca. Misalnya terkait perjuangan mendorong minat baca masyarakat, kreativitas dalam membangun ekonomi serta berbagai inovasi yang dilakukan untuk ‘menghidupkan’ perpus desa.

Relawan perpus Dialogy bersama para relawan Sudut Baca
Meskipun lokasinya cukup jauh, yakni menempuh satu jam perjalanan dengan kondisi jalan yang ekstrem, namun para relawan perpus Dialogy merasa sangat puas. “Ini adalah momen yang pas bagi kami untuk menyerap banyak ilmu. Karena usia perpus Dialogy baru 4 bulan, jadi kami butuh banyak belajar dari perpus desa yang lain atau dari komunitas literasi di Lamongan yang sudah lama berdiri. Supaya kami bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola perpus desa Dagan”. Ungkap Zakiya, salah satu relawan Perpus Dialogy.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ludy, salah satu relawan Sudut Baca “Kami berharap kita bisa kerja sama ya untuk mengembangkan literasi di Lamongan. Bisa saling berbagi informasi dan membantu jika ada event tertentu”. Ludy juga berpesan kepada relawan Perpus Dialogy untuk tidak menyerah apapun tantangan yang dihadapi dan terus mengembangkan kegiatan-kegiatan menarik. Karena salah satu kunci untuk perpus desa dapat eksis adalah dengan membangun kegiatan yang unik. Seperti kegaitan perlombaan, kegiatan mendongeng atau kegiatan sosial yang berhubungan dengan literasi.

Duduk melingkar sembari bertukar pikiran
Sudut Baca desa Kendal sangat berdekatan dengan Taman Kawasan Bahagia yang menyediakan tempat outbond, family gathering dan pusat kegiatan Sudut Baca seperti kegiatan Salam Mahoni (sekolah alam mahoni) dan kafe literasi. Kawasan Bahagia desa Kendal atau lebih akrab dikenal dengan Kendalfornia (Kendal for Indonesia) juga digagas oleh para relawan Sudut Baca yang memulai aktivitas nya dengan bermodal gerobak bakso. Kerasnya perjuangan para relawan Sudut Baca harus menjadi pemicu semangat bagi para relawan perpus Dialogy untuk mewujudkan masyarakat literasi sebagaimana visi yang sudah dibangun. Sejak bulan September, perpusdes Dialogy yang bertempat di lantai 2 balai desa Dagan melayani kunjungan setiap hari Minggu, Selasa dan Jumat.
.jpg)
Cafe Literasi di kawasan bahagia Kendalfornia
Reporter: Zakiya Fatihatur R